|
Mendiknas Berdialog dengan Narablog Kompasiana |
|
Senin, 30 Agustus 2010 15:21 |
|
Jakarta --- Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) akan memprioritaskan lima program pada 2011 yang salah satunya untuk mencapai target pemenuhan kualifikasi guru pada 2014. Kelima prioritas program tersebut adalah peningkatan akses Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), percepatan penuntasan pendidikan dasar, penguatan pendidikan vokasi, percepatan kualifikasi, sertifikasi dan rintisan profesi guru, serta percepatan pendidikan S-3 bagi dosen.
Hal tersebut dikemukakan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Mohammad Nuh saat berdialog bersama para narablog kompasiana, sebuah blog milik kompas.com, Jumat (27/08) di Hotel Santika, Jakarta. Dalam dialog tersebut, Mendiknas menyebut bahwa peta yang ada saat ini menunjukkan bahwa kelima program itu menjadi fokus utama Kemdiknas pada 2011.
|
|
Selengkapnya...
|
|
Pelatihan Pemanfaatan Pusat Sumber Belajar Berbasis TIK |
|
Jumat, 27 Agustus 2010 21:50 |
|
BOGOR - Bertempat di Hotel Poencer Cisarua, sebanyak 60 guru SMA dan SMP dari 30 sekolah di wilayah Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa barat, Jawa tengah dan Jawa timur sedang mengikuti Pelatihan Pemanfaatan Pusat sumber belajar (PSB) berbasis TIK yang diselenggarakan oleh Pusat Teknologi Komunikasi dan Informasi Pendidikan (Pustekkom) Kemdiknas.
|
|
Selengkapnya...
|
|
Dana Alokasi Khusus untuk SMP Kembali Akan Disalurkan |
|
Jumat, 27 Agustus 2010 09:42 |
|
Pada 2011, pemerintah kembali akan menyalurkan dana alokasi khusus (DAK) untuk jenjang sekolah menengah pertama (SMP). Program yang mulai digulirkan pada 2010 ini di antaranya akan digunakan untuk pembelian buku referensi.
Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Nasional, Didik Suhardi, menyampaikan, dengan dipenuhinya melalui dana DAK maka anggaran pembelian buku referensi yang selama ini dibiayai melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak dipakai lagi.
|
|
Selengkapnya...
|
|
Mendiknas Minta Wisudawan Unhan Pelajari Cyber War |
|
Kamis, 26 Agustus 2010 09:55 |
|
Jakarta --- Menteri Pendidikan Mohammad Nuh menjelaskan, ada tiga alasan mengapa Kemdiknas mendukung penuh pendirian Universitas Pertahanan. Pertama, berkaitan dengan perspektif akademik, bahwa masih sangat jarang keilmuan yang terkait dengan pertahanan. " Dari perspektif pengembangan ilmu itulah Kemdiknas mendukung, karena memang salah satu tugas kami adalah mengembangkan bidang-bidang keilmuan," ujar Menteri Nuh dalam sambutannya ketika berlansung Wisuda Sarjana Universitas Pertahanan Indonesia, Sabtu (20/08). Universitas ini mewisuda 39 sarjana S-2 yang terdiri dari 37 personil TNI, dan dua dari Pegawai Negri Sipil (Kemhan dan Kejagung ). Kini 39 mahasiswa tersebut sudah layak mendapatkan gelar Master of Science ( M.Sc)
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
|
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL |